
Ketua DPRD Musi Rawas Firdaus Cik Ola Resmi Buka Rapat Paripurna Mendengarkan Pidato Kenegaraan RI
BUANA SILAMPARI, Musi Rawas – Rapat Paripurna Istimewa dalam rangka mendengarkan Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan RI sukses digelar pada Jumat (14/8).
Rapat Paripurna DPRD Musi Rawas (Mura) ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Mura H. Suprayitno, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan dan Anggota DPRD, jajaran Pemerintah Kabupaten Mura, serta para tamu undangan.
Acara dimulai sekitar pukul 08.00 WIB dan dibuka secara resmi oleh Ketua DPRD Kabupaten Mura, Firdaus Cik Ola. Dalam berbagai hal, Firdaus menegaskan bahwa pidato kenegaraan Presiden merupakan pedoman penting bagi pemerintah daerah dalam menetapkan arah kebijakan pembangunan ke depan.
Tahun ini, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI mengusung tema “Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur”.
“Tema ini bukan sekedar seruan, tapi juga ajakan sekaligus tanggung jawab bersama. Bersatu berdaulat menegaskan pentingnya menjaga persatuan nasional dan memperkuat kedaulatan politik, ekonomi, budaya, serta pertahanan di tengah dinamika global yang kian memanas,” ujar Firdaus Cik Ola.
Dalam pidatonya, Presiden RI menekankan bahwa tujuan akhir pembangunan bangsa bukan semata-mata mata pertumbuhan ekonomi dan investasi, melainkan terwujudnya kesejahteraan rakyat secara nyata. Pemerintah pusat tercatat telah mengeluarkan 121 kebijakan transformatif untuk menyelesaikan berbagai persoalan bangsa secara bertahap dan menyeluruh.
Strategi nasional capaian yang dipaparkan meliputi:Swasembada pangan pada delapan komoditas utama.
Kemudahan sistem penyaluran pupuk kepada para petani.
Kemajuan hilirisasi yang memberikan nilai tambah ekonomi nasional.
Presiden Kembali menegaskan bahwa tugas utama pemerintah adalah mendengarkan suara rakyat, memahami permasalahan yang dihadapi, dan menghasilkan kebijakan yang mampu memperbaiki taraf kehidupan masyarakat. Negara berkomitmen untuk menghadirkan rakyatnya dan memastikan hasil pembangunan terdistribusi secara adil dan merata.
Melalui pidato kenegaraan tersebut, Presiden juga mengumumkan empat program prioritas nasional:Program Makan Gratis bagi pelajar di seluruh Indonesia untuk meningkatkan gizi dan prestasi anak.
Pembangunan Sekolah Taruna di berbagai wilayah sebagai wadah pelatihan generasi muda yang disiplin dan berkarakter.
Penegakan hukum tegas terhadap pengusaha besar yang merugikan kepentingan rakyat.
Pembukaan 20.000 lapangan kerja baru di sektor strategis demi meningkatkan partisipasi masyarakat.
Momen ini menjadi pemacu bagi Pemerintah Kabupaten Musi Rawas untuk memperkuat sinergi dengan pemerintah pusat.
“Arahan Presiden diharapkan dapat segera diterjemahkan ke dalam program kerja nyata di Musi Rawas, khususnya di bidang pendidikan, kesejahteraan, kesehatan, dan penciptaan lapangan kerja,” pungkas Firdaus.